www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Nyaris 1.000 Hektare Hangus! Karhutla di Rantau Baru Pelalawan Sulit Ditaklukkan?
Sabtu, 05 September 2026 - 21:20:39 WIB
Pemadaman karhutla di Pelalawan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Pemadaman karhutla di Pelalawan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PELALAWAN - Angka kerusakan ekologis akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan mencatatkan rekor kelam.

Tercatat sekitar 966,4 hektare lahan telah hangus terbakar. Meski kobaran api di permukaan mengklaim telah ditaklukkan pada Sabtu (5/9/2026), ancaman laten justru baru saja dimulai, pertempuran melawan bara api yang bersembunyi di bawah lapisan gambut.

Hilangnya lidah api dari pandangan mata bukanlah jaminan keamanan bagi wilayah Riau yang didominasi tanah gambut.

Asap tipis yang terus mengepul dari tunggul-tunggul kayu gosong membuktikan bahwa "monster" yang sesungguhnya masih hidup di bawah permukaan tanah.

Dandim 0313/Kampar, Letkol Czi Satriady Prabowo secara tegas menyoroti bahaya mematikan dari karakter api gambut ini.

Menurutnya, sengatan matahari menjelang siang dan hembusan angin kencang bisa memicu bara yang tertidur menjadi mimpi buruk kebakaran susulan yang lebih masif.

“Api utama sudah kita kuasai, namun masih ada asap tipis di beberapa titik. Karena itu, pendinginan terus kita lakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang kembali memicu kebakaran,” tegas Letkol Czi Satriady.

Skala ancaman ini memaksa tim gabungan dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Polri, BPBD, Basarnas, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) merombak strategi konvensional.

Mereka tidak lagi sekadar mengejar titik api, melainkan membanjiri area secara intensif agar suhu gambut yang mendidih bisa benar-benar kembali normal.

Armada besar diturunkan bak menghadapi perang terbuka. Sebanyak 12 unit ekskavator raksasa dikerahkan untuk membangun sekat bakar, membedah urat nadi gambut guna memutus jalur rambatan api bawah tanah.

Dari udara, pantauan termal menggunakan dua unit drone menjadi mata bagi tim darat yang berjibaku dengan akses terbatas dan cuaca ekstrem.

Infrastruktur pemadaman pun dikerahkan dalam kapasitas maksimal. Di lapangan, 18 unit mesin Ministrike, 1 unit Maxtri, dan 2 mesin Sibahura yang terhubung dengan ratusan gulung selang menyedot sumber air terdekat untuk membasahi lahan yang kering kerontang.

“Kita tidak hanya mengejar api, tetapi memastikan seluruh area benar-benar dingin. Pendinginan harus maksimal agar bara yang masih berada di dalam gambut tidak kembali menyala,” tukasnya.

Kini, tim gabungan berpacu dengan waktu dan cuaca. Selama asap tipis masih mengudara dari rekahan gambut Desa Rantau Baru, operasi pendinginan dan penyekatan lahan akan terus dikunci rapat hingga status ancaman dinyatakan benar-benar nol persen.

Kesalahan perhitungan sedikit saja berpotensi membuat ratusan hektare lahan lain di Pelalawan kembali menjadi lautan abu.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru hari ini (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Hari Ini: 1 Gram Rp2,637 Juta, Buyback Rp2,49 Juta
  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
Ilustrasi Karhutla Inhu dan Inhil meluas (foto/int)Karhutla di Inhu dan Inhil Meluas, Tim Gabungan Percepat Jinakkan Lahan Terbakar
Cafe Kelana Bahagia menggelar turnamen futsal bertajuk Kelana Bahagia Cup I tahun 2026 (foto/afrizal)Cafe Kelana Bahagia Bagansiapiapi Gelar Turnamen Futsal
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved